Mungkin anda bertanya-tanya dalam hati mengapa saya memberikan judul “Kotak Hitam”. Kotak yang saya maksud bukanlah kotak yang berisi hal-hal “magis” ataupun kotak kosong yang bercat hitam.(^_^). Namun, kotak “spesial” yang satu ini mempunyai peran penting dalam dunia penerbangan.
Yap!!, Kotak hitam atau black box merupakan bagian terpenting dari setiap pesawat utamanya pesawat sipil. Keduanya diletakkan di bagian belakang atau ekor pesawat. Fungsi utamanya adalah merekam percakapan di kokpit antara pilot, kopilot dan orang-orang di dalam kokpit pesawat. Mengapa penting?? Karena merekalah yang akan menjadi saksi utama apabila terjadi kecelakaan.
Kotak hitam diciptakan pertama kali oleh Dr David Warren dari Australia pada 1956. Mulanya alat ini diberi nama ARL Flight Memory Unit. Warren menciptakannya karena prihatin terhadap kasus kecelakaan De Havilland Comet DH-106 yang terkatung-katung karena tidak adanya saksi.
Saat ini kotak hitam semakin lebih maju. Dari hanya terdiri satu perangkat, yakni ARL, kini telah menjadi dua perangkat yang terpisah, yaitu perekam data penerbangan ( Flight Data Recorder / FDR ) dan perekam suara di kokpit ( Cockpit Voice Recorder / CVR ).
Saat ini sarana perekam FDR dan CVR sudah memakai solid state memory yang dibentuk menjadi Chip atau kartu memori. Chip ini menggantikan pita rekam magnetis. Dengan teknologi kartu memori ini, lama perekaman FDR bisa mencapai 25 jam dengan 700 parameter dan CVR mencapai dua jam penerbangan terakhir dibanding dengan pita magnetis yang hanya mampu merekam 30 menit penerbangan terakhir dan hanya 100 parameter.
Chip ini kemudian disimpan dalam crash-survivable memory unit (CSMU) yang sangat tahan banting. CSMU ini terdiri atas 3 lapisan yaitu Aluminium tipis yang membungkus kartu memori. Selanjutnya ada lapisan silika yang melindungi dari suhu panas dan yang terakhir adalah baja stainless atau dapat juga digunakan titanium.
CSMU tersebut juga harus melewati beberapa tes, karena fungsinya yang sangat penting. Tes kekuatan yang dilakukan sebuah produsen kotak hitam, menyatakan bahwa CSMU mampu bertahan dari tekanan sampai 3.400G!! (gravitasi) yang dalam artian mampu bertahan dari tabrakan dengan benda seberat 3400 kali beratnya!!. Selanjutnya alat ini juga bisa bertahan suhu panas sebesar 1.100 derajat Celcius selama satu jam ( 11 kali titik didih air )

No comments:
Post a Comment